Skip to main content

pemanfaatan internet untuk personal branding

Pemanfaatan internet untuk personal Branding

Personal branding adalah menunjukan ke ungulanmu kepada khalayak supaya menjadi ciri khas 

1. meningkatkan kepercayaan dirimu .
membangun personal branding akan membuatmu fokus pada kekuatan diri bukan kelemahan . karena tujuan dari personal branding adalah menunjukan ke ungulanmu kepada khalayak supaya menjadi ciri khas .seiring berjalannya waktu kamu akan berproses menjadi lebih baik sesuai versimu sendiri. dan meningkatkan kepercayaan dirimu 

2.meningkatkan kredibilitas.
personal branding mampu kamu implementasikan di kehidupan nyata hal tersebut akan meningkatkan  kredibilitasmu kamu akan mulai di kenal orang lain dengan skill-mu . karena selain perkataanmu yang di perhatikan , apa yang kamu lakukan pun menjadi bahan penilaian . akhirnya kamu akan dikenal sebagain ahli jika kamu konsisten .

3.memberikanmu nilai tembah
personal branding dilakukan dengan konsisten akan berimbas pada nilai tambahan mu di mata orang lain . ibarat fortofolio,khalayak akan mengetahui segala rekam jejak  sampai kepribadianmu . jika personal brand yang kamu harapkan telah terbangun, itu bisa kamu manfaakan sebagai ladang pencari nafka 

4.memperluas jaringan .
di dunia digital kita saling terhubung dengan mudah . salah satu manfaat dari personal branding  di dunia maya adalah  dia akan mempertemukan dengan orang yang sejalan . dari sana kamu akan bertemu mentor - mentor yang akan membantumu melesat dengan potensi yang kamu miliki. 

5.membuatmu paham dengan apa kamu bisa berkembsng 
seiring berjalanya waktu kamu akan terus belajar dan belajar . karena personal branding adalah untuk menjadi baik dari waktu ke waktu . kamu akan terus berkembang ,bisa dari orang lain atau pengalaman mu sendiri atau tuntunan ekternal .

6.punya focus audience .
perlu kamu mengerti personal branding bukan untuk menyenangkan semua orang . tapi dengan personal branding kamu akan memiliki pengikut yang terfokus dengan apa yang menjadi branding-mu mungkin diawal sedikit tapi seiring dengan berkembangnya jaringanmu akan terus bertambah benyak dan kamu bisa mendapatkan manfaat darinya . 

manfaat personal branding 
1. meningkatkan kredibilitas dan rasa percaya diri .
2. membantu memperluas koneksi 
3. menunjukan dan membantu mengembangkan kemampuan 
4. bernilai lebih tingi 
5. membedakan kamu dengan kompetitor 
6. meningkatkan daya jual .

 Membentuk Personal Branding di Media Sosial

Di era digital sekarang ini banyak sekali sosial media (sosmed) bermunculan. Sosial media, seperti Facebook, Instagram, Twtter, YouTube, sampai LinkedIn tentu punya peran positif kita, termasuk Anda. Salah satu dampak positif dari penggunaan sosial media adalah untuk membangun sebuah personal branding.

Perkembangan sosial media makin kuat. Setiap hari manusia tidak lepas dari yang namanya sosial media. Update status, posting foto, video, atau konten menarik lain bukan hanya untuk eksistensi semata, tapi juga membangun personal branding. Kini penilaian orang lain terhadap pribadi seseorang juga didasarkan pada perilaku mereka di sosmed.

Tidak peduli apa jenis bidang karier yang Anda lakukan atau sedang dirintis, kehadiran Anda di berbagai sosial media menjadi penting untuk menyebarkan branding anda pada orang lain tentang siapa anda dan bagaimana orang akan mengenal anda .Jika anda merasa aktivitas berbagi, menyukai atau mengikuti sesuatu di sosmed tidak terlalu penting, maka siap-siap saja untuk duduk dan menikmati ribuan bahkan orang di luar sana yang berhasil mendapatkan perhatian dari orang lain di sekitarnya.

Membentuk personal branding era sosial media ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, berikut adalah cara yang sederhana untuk melakukan personal branding :

1.Gunakan nama yang sama untuk semua sosial media anda

Di sosmed, Anda dapat mendeskripsikan siapa diri Anda yang sebenarnya. Gunakan informasi dan foto asli Anda. Jangan menggunakan nama-nama yang bukan merupakan informasi diri Anda, seperti menggunakan nama dan foto artis. Penggunaan nama yang sama ini berlaku untuk semua sosial media yang Anda punya, agar setiap orang yang ingin mencari informasi tentang Anda di Facebook, YouTube, Twitter, Instagram, atau LinkedIn lebih mudah ditemukan. Dengan melakukan langkah ini saja, Anda sudah melakukan personal branding untuk nama Anda sendiri

2.Memperbaharui Profil Sosial Media Secara Berkala

Pastikan Anda selalu memperbarui profil di sosmed, apakah itu deskripsi, biografi, maupun foto profil. Profil yang diperbarui secara berkala memiliki kemungkinan lebih besar akan dilihat orang lain. Dengan melakukan update profil sosial media secara berkala, Anda juga membuat yakin orang lain bahwa akun yang Anda kelola adalah benar-benar brand Anda sendiri dan bukan dikelola oleh pihak lain.

3.Temukan dan Posting Konten Sesuai Passion

Semakin banyak Anda memposting konten di sosial media, semakin banyak pula orang yang akan mengenali diri Anda. Tetapi ada beberapa hal yang perlu diingat, tidak semua sosial media mengiizinkan penggunannya untuk posting dalam jumlah banyak dalam waktu berdekatan.Sebut saja Facebook. Anda tidak dapat update status dalam waktu yang berdekatan layaknya Twitter. Pastikan Anda posting di sosial media dan waktu yang tepat. Temukan terlebih dahulu passion Anda apa, dan ingin dikenal sebagai apa? Traveller, grafik designer, reviewer, vlogger? Unggah sesuatu yang berhubungan dengan minat dan bakat Anda.

4.Bergabung dalam Grup atau Komunitas

Komunitas adalah salah satu tempat menimba dan membagikan ilmu yang sudah Anda miliki. Bergabung dengan komunitas atau grup yang memiliki visi sama dengan Anda, tentu akan menambah wawasan dan memperluas jaringan Anda. Dengan bergabung dengan komunitas anda juga sedang melakukan personal branding itu sendiri dengan mencoba berkomunikasi dengan teman teman yang berada di suatu komunias. Pastikan Anda sering mengajukan pertanyaan dalam grup tersebut agar orang-orang mengetahui bakat dan personal Anda. 

Lakukan interaksi sebanyak mungkin dengan orang-orang yang punya visi dan misi yang sama dengan Anda. Cobalah sesekali untuk sekadar “say hi” kepada orang-orang, terutama yang Anda anggap sebagai role model di sosmed. Besar kemungkinan mereka akan melihat 

5.Pilih Media yang Tepat

Salah satu cara membentuk personal branding yang baik adalah dengan memilih media yang tepat. Jika Anda sudah tau passion apa, sekarang saatnya memilih media yang cocok untuk mendongkrak personal branding Anda. Sebagai contoh Anda seorang fotografer, maka media yang cocok untuk Anda adalah Instagram dan Tumbler. Beberapa media lain, seperti Twitter, Blog, dan Google+ juga berguna untuk melakukan promosi dan hasil-hasil foto yang telah diunggah ke Instagram. Dan misal seorang travel vlogger ia pastinya akan memposting kegiatan travelingnya di media yang tepat seperti instagram dan youtube. Pastikan Anda menggunakan setiap sosial media sesuai dengan porsinya masing masing. Memilih media yang tepat juga dapat membantu anda untuk mengetahui siapa target anda dalam melakukan personal branding.

6.Ikuti Akun-akun yang Bermanfaat

Dengan megikuti akun yang bermanfaat anda dapat dengan mudah mencari inspirasi inspirasi untuk membuat konten apa yang anda inginkan dalam membentuk personal branding. Jika Anda suka menulis tentang keuangan, selain Anda mengikuti akun berita dalam maupun luar negeri, Anda juga bisa follow akun instansi yang terkait, seperti Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan akun lain yang akan mendukung personal statement Anda.

7.Minta Testimoni dari Orang yang Anda Kenal

Testimoni dari orang yang anda kenal dapat menjadi gambaran bagaimana orang lain melihat branding kita di media sosial, bagaimana reaksi orang lain dengan konten yang kita buat.
Testimoni ini bisa ditambahkan di bagian profil. Testimoni tersebut bisa menjadi referensi yang dapat dibaca koneksi maupun orang lain yang mengunjungi LinkedIn Anda, sehingga memberi kepercayaan terhadap diri Anda.

harisun achmad [argoteknologi umy 2021 ]

agroteknologi.umy.ac.id




Comments

Popular posts from this blog

Cara Membuat Kompos dari Tandan Kosong Sawit (TKKS)

  Cara Membuat Kompos dari Tandan Kosong Sawit (TKKS) Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) adalah limbah padat yang dihasilkan setelah proses pengambilan minyak dari buah sawit di pabrik. Dalam praktik pertanian modern yang berkelanjutan, TKKS dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku utama untuk pembuatan kompos organik . Pengomposan TKKS tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi yang berguna untuk meningkatkan kesuburan tanah di kebun sawit maupun tanaman lainnya. Mengapa TKKS Cocok untuk Kompos? TKKS memiliki kandungan bahan organik yang cukup tinggi, seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Meskipun kandungan nutrisinya tidak secepat larut seperti pupuk kimia, TKKS mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kapasitas air, serta menjadi sumber energi bagi mikroorganisme tanah. Namun karena strukturnya berserat kasar dan lambat terurai, pengolahan TKKS menjadi kompos perlu proses khusus agar hasilnya optimal. Bahan dan ...

Perbandingan Biaya Budidaya Sawit Konvensional vs Organik: Mana yang Lebih Efisien?

  Perbandingan Biaya Budidaya Sawit Konvensional vs Organik: Mana yang Lebih Efisien? Budidaya kelapa sawit adalah salah satu kegiatan pertanian paling strategis di Indonesia. Namun, seiring meningkatnya kesadaran akan lingkungan dan pasar yang mulai menuntut keberlanjutan, pertanian sawit organik mulai dilirik sebagai alternatif dari sistem konvensional. Lantas, bagaimana perbandingan biaya antara budidaya sawit konvensional dan organik? Apakah sawit organik lebih mahal? Atau justru lebih efisien dalam jangka panjang? 1. Biaya Budidaya Sawit Konvensional Sistem konvensional mengandalkan penggunaan pupuk kimia, pestisida sintetis, dan input-input agrikimia lainnya. Meskipun produktivitas awal bisa tinggi, sistem ini punya risiko biaya berulang yang besar, serta potensi kerusakan tanah dalam jangka panjang. Rincian Estimasi Biaya (per hektare per tahun): Komponen Biaya (Rp) Pupuk kimia (NPK, urea, KCl) 7.000.000 – 10.000.000 Pestisida & herbisida 3.000.000 – 4.500.000 Tena...

Budidaya Sawit Organik: Masa Depan Pertanian Ramah Lingkungan

Budidaya Sawit Organik : Masa Depan Pertanian Ramah Lingkungan Kelapa sawit selama ini dikenal sebagai komoditas utama penghasil minyak nabati dunia, namun juga sering mendapat sorotan negatif akibat dampak lingkungan dari praktik budidaya konvensional. Padahal, dengan pendekatan yang tepat, sawit bisa dibudidayakan secara organik dan berkelanjutan tanpa merusak lingkungan. Budidaya sawit organik bukan hanya tren masa depan, tetapi juga solusi nyata untuk pertanian yang lebih ramah bumi. Apa Itu Budidaya Sawit Organik? Budidaya sawit organik adalah sistem pertanian yang tidak menggunakan pupuk kimia sintetis, pestisida buatan, atau rekayasa genetika, melainkan memanfaatkan bahan-bahan alami dan teknik ekologis untuk menunjang pertumbuhan tanaman dan kesuburan tanah. Tujuan utamanya adalah menciptakan kebun sawit yang produktif, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, kesehatan petani, dan keberlanjutan jangka panjang. Manfaat Budidaya Sawit Organik Menjaga kesuburan tanah secara alam...